Selasa, 09 Maret 2010

Makanan Anjing Adalah Tulang ?


Hal ini sering kita ketahui via media TV melalui film-film kartun bahwasanya makanan anjing adalah tulang. Tulang memang identik dengan anjing, coba saja lihat ditoko yang menyediakan kebutuhan anjing peliharaan, mulai dari biskuit/snack, tempat makan, kalung leher (collar), sampai tempat tidurnya pasti ada yang berbentuk tulang atau berhias gambar tulang.
Masih banyak orang yang memelihara anjing memberi anjingnya makan tulang seperti tulang ayam atau tulang sapi. Dulu orang tua saya juga melakukan hal ini, mereka mengumpulkan tulang sisa dari meja makan dan diberikan pada anjing.

Tahukah anda kalau tulang ternyata dapat membunuh anjing?
Pertanyaan diatas sering kali mendapat bantahan dari orang yang biasa memberikan makanan berupa tulang pada anjingnya. Mereka biasanya mengatakan,”Ah…dari dulu makan tulang tapi tidak pernah ada masalah”. Tulang tidak sama dengan racun yang dapat memberikan efek seketika. Pada saat anjing mengunyah tulang, tulang pecah menjadi serpihan yang lebih kecil. Kebanyakan tulang yang pecah akan membentuk sudut yang runcing. Pecahan tulang dengan sudut yang runcing ini dapat menancap pada gusi, tenggorokan, usus pencernaan dan juga pada saluran dubur.
Resiko ini menjadi berlipat ganda untuk anjing yang sejak kakek dan neneknya diberi makanan siap saja (dog food) karena sistem pencernaannya tidak terbiasa untuk mencerna makanan yang keras.
Untuk anjing terlantar yang terbiasa makan dari tempat sampah atau anjing yang dari kakek dan neneknya sudah terbiasa diberi makan tulang memiliki pencernaan yang lebih kuat tapi tetap beresiko terhadap ancaman tersedak tulang.
Anjing yang diberi makan tulang juga akan mengalami kesulitan pada saat buang air besar karena kotorannya sangat keras. Pencernaan anjing tidak bisa mencerna tulang sebaik mencerna daging. Beberapa kasus memperlihatkan luka pada saluran buang karena tergores oleh tulang.
Jadi, tulang tidak boleh diberikan pada anjing?
Anjing tetap memerlukan tulang untuk membantu membersihkan gigi, melepas stres dan memperkuat otot rahang tapi harus dipilih tulang mana yang cocok dan aman untuk anjing.
  • Sesuaikan dengan ukuran moncong anjing anda. Terlalu besar, anjing akan kesulitan untuk mengunyah (chewing). Terlalu kecil, membuat anjing malas mengunyah dan akan langsung ditelan.
  • Yang paling aman adalah dengan memberikan tulang buatan yang terbuat dari kulit sapi atau tulang asli yang sudah diproses oleh manusia sehingga jika pecah tidak membentuk sudut yang tajam. Produk ini banyak dijual di toko kebutuhan hewan peliharaan.
  • Tulang yang aman untuk anjing adalah tulang bonggol. Tulang bonggol ini adalah tulang rawan yang terletak diantara tulang kaki dan tulang paha sapi atau babi. Tulang bonggol jika pecah tidak akan membentuk sudut yang runcing. Pencernaan anjing dapat mencerna tulang rawan dengan baik. Kelemahannya, mudah bau/busuk jika tidak cepat dihabiskan dan dapat mengundang bakteri.
  • Jika ingin memberi makan anjing dengan tulang ayam sebaiknya pilih tulang leher karena tulang leher adalah tulang rawan (empuk).
  • Jika ingin memberikan tulang sebaiknya anjing dipisahkan dengan temannya agar anjing tidak saling berebut tulang. Pada saat memperebutkan tulang, anjing dapat menelan langsung bulat-bulat sehingga resiko tersedak menjadi besar.
Fungsi tulang untuk anjing :
  1. Tulang bukan makanan pokok untuk anjing. Tulang hanya membantu anjing untuk membersihkan gigi.
  2. Mengunyah tulang dapat membentuk otot rahang yang baik.
  3. Mengunyah tulang juga membuat anjing menyalurkan stress.
  4. Mengunyah tulang adalah penyaluran energi bagi anjing yang aktif.

0 Comments:

Post a Comment



By :
Free Blog Templates